Arsip Tag: Fisika

[Coretan Dicta] Pak Comblang Fisika

Aku tidak begitu suka dengan Fisika. Demi apa pun juga? Apa yang menarik dari kumparan rumus yang saling tumpang tindih? Bertukar dan bertautan, membentuk persamaan ilmiah yang di mataku malah terkesan imajinatif dan tak masuk akal. Apa yang menarik dari itu?!

Sejak aku bersetatap dengan Fisika (SMP kelas 1), aku telah memiliki antisipasi tersendiri terhadap mata pelajaran  itu. Ada sebuah anggapan yang dibentuk khalayak umum kalau Fisika itu sulit, dan tak ada yang mampu untuk bersahabat dengannya. Semua menjauh darinya, merasa kalau tak ada faedahnya kita menggeluti lika-likunya toh di kemudian hari kita tak mungkin menggunakannya secara real.

 Dan waktu pun bergulir, anggapanku masih sama pada Fisika, dan masa SMP kulalui dengan berpuas hati memperoleh hasil 80 pada pelajaran itu di rapot. Oh, bukan karena aku suka ya, ini akibat belajar dengan sistem kebut semalam yang kulakukan sembari mengutuki Newton dan sederet ilmuan penemu-penemu di zaman dahulu kala. Grrrh, seandainya aku punya mesin waktu, mungkin aku akan ke masa lalu dan mencegah mereka semua menemukan persamaan-persamaan sialan ini!

At least,  kumasuki ranah SMA, masih dengan pola pikiran kalau Fisika adalah pelajaran yang akan membuatku stress dan tak bisa tidur karena memikirkan bagaimana caranya ngerpe atau mencontek. Dua semester telah kulalui di SMA dan aku berusaha mengimbangi kecepatan guruku menjelaskan satuan vektor dan sudut-sudut istimewa; serta gerak lurus dan melingkar; juga kalor jenis dan lain sebagainya.  Dan sayangnya, aku gagal. Nyaris di semua bab aku remedial, dan aku mulai stress.

Sampai pada suatu hari, ketika aku sedang bosan sembari membaca time line twitterku, aku pun menemukan beberapa retweet teman-teman SMP-ku yang sekarang sekolah di SMAN 2 Pahandut, Palangkaraya. Retweet-an mereka menuntunku ke sebuah akun yang entah mengapa membuatku tertarik, yaitu: @fisikarudy

Okay, saat kubuka akun itu, hal pertama yang aku dapat simpulkan adalah: ini akun seorang guru Fisika, dan guru itu bernama Pak Rudy. Tapi bukannya menutup jendela browser dan beralih pada video-video artis Korea, aku malah membaca TL guru tersebut. Dan… W-O-W! Ini guru gaul banget! Beliau tak segan-segan bercengkrama dengan muridnya di Twitter, kadang kala menggoda, dan mengajari di saat yang bersamaan. Beberapa TL-nya inspiratif, dan ia pun tak segan-segan menjawab setiap pertanyaan mengenai Fisika yang diajukan siapa saja pada akunnya.

Tanpa ragu ku-follow akun Pak Rudy, dan tak sampai sekian menit, beliau pun di-follback. Hal pertama yang kutanyakan padanya dengan cara me-mention akunnya adalah rumus perode gravitasi, dan sesungguhnya, pertanyaan itu hanya untuk iseng-iseng. Apakah Pak Rudy masih mau menjawab pertanyaan dari orang asing sepertiku? Dan ternyata… IYA!

Dan kalian tahu bagaimana caranya? Beliau langsung menuliskan rumusnya dan meberikan fotonya padaku! Wow, bayangkan, aku tak pernah betemu guru berdidikasi kepada murid seperti ini. Terkadang guru kadang malas meladeni pertanyaan muridnya, tapi Pak Rudy berbeda! Bahkan padaku yang notabenenya bukanlah murid beliau secara langsung. W-O-W lagi untuk Pak Rudy.

Tulisan tangan Pak Rudy sendiri nih! :O

Sejak itu, sekian kali aku dan Pak Rudy mengobrol di Twitter, beliau pun sering menfavorit link blog-ku yang kusebar di Twitter. Dan karena aku sedang beliau menikmati tulisanku, akhirnya aku pun mengunjungi blog Pak Rudy sebagai balasan karena beliau sering mengunjungi blog-ku

Awalnya aku menyangka, kalau aku pasti akan menemukan blog yang penuh dengan kumpulan rumus Fisika yang membingungkan, tapi ternyata aku malah lebih banyak menemukan tulisan konyol dan inspiratif seperti ini: Saat Terbalik, Bicara Jomblo, dan Merajut Kata Menuai Cerita

Hahaha, sungguh, baru kali ini aku mengenal guru seperti Pak Rudy. Kadang kala aku berharap, keajaiban datang dan Pak Rudy menjadi guru Fisika di sekolahku, padahal aku tahu kalau itu benar-benar mustahil. Tapi meski pun begitu, aku yakin, di mana pun aku berada, di mana pun kamu berada; siapa pun diriku, siapa pun dirimu. Pak Rudy pasti selalu menganggap kita muridnya dan bersedia menanggapi setiap pertanyaan kita. Hehehehe.

Bukan begitu, Pak?

Untuk Pak Rudy,

Guru dunia maya

Yang telah mencomblangiku dengan Fisika