Drabble, FanFiction, Romance, Sounen Ai

[Drabble] Unfortunately

Author : Benedikta Sekar Arum Setyorini (DictaVIP)

Cast     :

–       Lee Seung Ri (Big Bang/ YG Entertainment)

–       Choi Seung Hyun (Big Bang/YG Entertainment)

–       Lee Seung Young (OC)

Lenth   : Drabble – 491 kata

Genre  : Romace, Sounen Ai

Rating  : PG-17

Already been published in : The Heroine

Disclaimer : Saya tidak mengambil keuntungan apapun dari pembuatan fanfiksi ini; dalam bentuk uang atau pun honor materi. Semua cast yang bukan OC (Original Character), bukanlah milik saya, melainkan milik diri mereka sendiri, manager dan agensi yang mendebutkan mereka. Sedangkan plot dan latar adalah murni dari imajinasi saya.

“Kau terlihat cantik, Seung Young.”

Aku tersipu dan menatap lekat Seung Ri yang duduk bersandar di hadapanku. Kami berada di dalam sebuah restoran tradisional dan baru saja memesan makan siang. Sinar matahari yang menembus jendela kaca di sebelah meja kami membuat perasaanku cerah dan gembira

“Kau masih mau memakai coat hitam itu, Seung Ri?” aku membuka suara dan menunjukcoat yang sedang dikenakan oleh Seung Ri dengan daguku.

Seung Ri menunduk sekilas dan mengibaskan debu semu di trench coat hitam berbahan kain drill itu. “Aku suka coat ini. Kau pandai memilih pakaian untukku, Seung Young,” jawab Seung Ri kemudian tersenyum padaku.

“Seharusnya kau tidak memakai pemberian mantanmu, Seung Ri,” kataku sambil bertopang dagu. Kuperhatikan lagi trench coat hitam yang panjangnya melebihi pinggang itu dan menyadari kalau Seung Ri tak pernah mengancing dan mengenakanbelt-nya dengan benar. Collar dan lapel coat itu pun terlihat tak begitu rapi; sedikit miring ke kiri, bagian kanannya malah terlipat acak.

“Memang, tapi kau juga masih sahabatku,” sahut Seung Ri diplomatis. Aku benci caranya bernegosiasi dengan kata-kataku.

“Kau tahu kan, menjadi sahabatmu tidaklah cukup untukku,” balasku sembari memutar kedua bola mata dan tersenyum miris.

Seung Ri menatapku serius. “Aku menyukaimu, Seung Young,” kata Seung Ri, “seandainya saja kita bertemu lebih awal, aku pasti jatuh cinta padamu.”

“Jadi sekarang tidak bisa?”

Seung Ri menatapku dengan pandangan bersalah. “Aku pun tak mau menjadi berbedaseperti ini, Seung Young,” jawab Seung Ri, “tapi aku mencintainya,” imbuhnya dengan nada tulus.

Mendengar ucapannya, aku langsung tertawa dan menatapnya geli. “Aku tahu kalian akan tetap bersama apapun yang terjadi, Seung Ri. Aku hanya bercanda.”

Melihatku tertawa, Seung Ri pun ikut tertawa. Namun beberapa saat kemudian pelayan mengantarkan pesanan kami dan kami pun diliputi dengan suasana makan yangkhusyuk. Hanya ada sedikit celotehan ringan dari mulut pria itu dan sahutan singkat dariku. Tepat saat Seung Ri meminta bill pada pelayan dan membayar makanan kami, telepon genggamnya berbunyi.

Seung Ri merogoh lipatan kantong coat-nya dengan tergesa dan lekas mengangkat panggilan itu. Kurasa aku sudah bisa menduga siapa yang menelepon, menilik bagaimana wajah Seung Ri terlihat sangat cerah dengan senyum merekah.

“Maaf, Seung Young, aku harus pergi.” Seung Ri berdiri dari duduknya dan merapikan sedikit pakaiannya, “dia sudah menungguku di luar. Sampai jumpa.”

Dengan terburu-buru Seung Ri berlari keluar tanpa mendengar balasanku. Melalui jendela kaca besar di dekatku, aku bisa melihat Seung Ri menghampiri pria berambutmint pucat diluar sana. Seung Ri tertawa dan pria itu hanya tersenyum tipis seraya melangkah maju untuk merapikan coat hitam Seung Ri.

Setelah coat itu telah terpasang rapi, pria yang lima senti lebih tinggi daripada Seung Ri itu menyampirkan lengan di bahunya erat dan pergi beriringan; tak acuh dengan beberapa pasang mata yang menatap mereka heran.

Setelah melihat kejadian itu dan menyadari kilatan kebahagiaan di mata Seung Ri, aku terpekur di tempat dudukku. Yah, unfortunately… seandainya saja kita bertemu lebih cepat dan kau mau memilihku, Seung Ri, kau pasti akan menikah dengan wanita sepertiku.

Bukan pria.

 

 

 

Iklan

6 thoughts on “[Drabble] Unfortunately”

  1. Nah yang gini aku masih bisa baca. Ini bagus malah sudut pandangnya. FF Yaoi yang di luar sana kayanya 90% lebih berorientasi ke arah seks deh. Coba kalau lebih eksplor perasaan jadi “berbeda” atau perasaan ketika ada anggota keluarga yang “berbeda” itu gimana, mungkin bakal lebih bagus dan bisa diterima. Ini punya kamu oke lho ^^

    1. saya kepengen lho bikin ff yaoi dari sudut pandang si adik yang punya kakak “belok” tapi sekarang enggak begitu tertarik lagi, hahahaha.
      Iya, semoga di luar sana, makin banyak fujoshi atau shipper yang sadar kalau menyukai sesuatu yang seperti ini haruslah berstandar “aman”.
      Kadang saya geli sendiri kalau ada FF yang menceritakan m-preg–____– aneh, laki-laki bisa hamil?

      1. itu maksa banget -__- iya pernah juga baca kaya gitu. waktu awal-awal baru kenal dunia fanfiction dan belum ngerti yaoi apaan, gak sengaja baca dan doooh gak masuk akal banget. terutama yang laki-laki bisa hamil itu ckckck

      2. bukannya maksa lagi sih, impossible bangeeeet! Hahaha, tapi yah, tergantung selera sih, mungkin mereka suka yang begitu. Kalau saya pribadi dan Kakak, jelas kurang suka. Hahaha.

  2. Omo! 0.o
    awalnya ku kira Seung Ri pacaran dengan cewek lain gak nyangka pas baca bagian akhir ternyata sama cowok…
    jadi kasihan sama Seung Young nya… -_-
    .
    maaf segitu aja mak comment’a, aku bingung mw tulis apa >.<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s