Diposkan pada #WriterChallenge, Corat-Coret Dicta

[Coretan Dicta] Testimoni #WriterChallenge: Kritik, Puji dan Teman Sesama Penulis!

Testimoni? Jujur, aku enggak pernah menulis testimoni, atau pun hal-hal yang berhubungan dengan itu selama ini. Yang biasanya aku lakukan hanyalah memberikan komentar pada setiap tulisan yang dibaca sesuai apa yang bisa aku dapat dari tulisan tersebut. Tapi tiba-tiba saja aku disuruh bikin testimoni tentang event #WriterChallenge yang pertama kalinya aku ikuti ini. Emmmh, oke, aku coba.

Aku tahu event ini dari seorang teman sesama penulis, yaitu @adiezrindra Onni. Dan langsung tertarik mengikutinya karena dari tanggal 15 Agustus—29 Agustus aku tidak begitu sibuk karena masih dalam masa libur lebaran.

Meski enggak ada hadiah atau pun reward yang di dapat dari event ini, aku tetap ingin mengikutinya karena tujuan utama aku bukanlah hadiah atau reward. Tapi teman.

Teman sesama penulis.

Lingkunganku di rumah, sekolah dan lain-lain sangatlah minim teman sesama penulis. Tak ada di antara mereka yang benar-benar menggeluti dunia ini dengan sungguh-sungguh. Padahal teman seperti itu sangatlah penting buatku yang masih pemula di dunia kepenulisan ini. Bagiku,  teman sesama penulis dapat membantu mengkritik, membenarkan, memberi masukkan juga semangat yang sangatlah aku butuhkan saat-saat  seperti ini.

Jujur sajalah, aku ini penulis yang haus pujian. Haus komentar-komentar, seperti: Wow,  keren, hebat ,bagus banget tulisan kamu dan lain-lain. Tapi di satu sisi aku sadar, kalau komentar-komentar itu sangat mudah untuk dilontarkan bahkan oleh orang yang tak pernah suka membaca sekali pun.

Tapi itu kasus yang berbeda untuk sebuah kritikan?

Untuk mengkritik, sang kritikor harus membaca betul-betul sebuah tulisan. Mereka tak ingin disalahkan jika kritikan mereka salah sehingga harus betul-betul memahami tulisan yang ia baca. Bagiku, semua orang yang mengkritik itu adalah pembaca yang benar-benar membaca. Di mana mereka bertujuan untuk membantu mengungkapkan apa yang salah pada tulisanku dan berharap dengan segera agar aku memperbaikinya.

Aku sangat menghargai para pembaca bertipe kritikor ini.

Dan untuk semua pembaca yang pernah mengkritik tulisanku di blog ini. Aku ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Tanpa kalian, tulisanku tak akan menjadi seperti sekarang, tanpa kalian, tulisanku pastilah hanya sekedar sampah yang tak berarti.

Tanpa kalian, blogku ini hanya akan menjadi tong sampah.

Juga untuk kalimat yang sarat akan pujian, bukan berarti aku melupakan kalian. Aku juga sangat berterima kasih karena pujian kalian menjadi semangatku untuk menulis lebih baik lagi sebagai balasan kata-kata kalian yang sangat menyenangkan untuk di baca. Hehehe.

Tanpa kalian, blogku ini akan terasa hampa.

Well, pokoknya, tanpa pembaca. Tanpa teman-teman sesama penulis. Tulisanku pun tak akan berkembang.

Dan melalui #WriterChalleng ini, aku pun semakin banyak bertemu dengan orang-orang seperti itu. Pembaca baru, teman sesama penulis baru, semuanya!

Banyak komentar  yang ditinggalkan di blogku dan aku pun berusaha keras untuk ‘kunjungan balik’ di blog mereka meski pun waktu yang kupunya tak banyak (internet di rumah diputus dan harapan satu-satunya hanyalah handphone dan wifi di sekolah).

Akhir kata, sungguh berterima kasih bagi kalian yang mengunjungi blogku tanpa pamrih. Juga semua penyelenggara event #WriterChallenge ini.

Tanpa kalian, tulisanku hanyalah butiran debu (ecieeeh! Coretanku kali ini penuh dengan gombalan ).

Iklan

Penulis:

Pecinta Naruto dan Conan, menganggap menulis adalah sebuah obsesi dan membaca buku sama dengan bernapas. Suka menghabiskan waktu di sudut kedai sendirian; ditemani laptop dan makanan yang paling murah di kedai tersebut :)

4 tanggapan untuk “[Coretan Dicta] Testimoni #WriterChallenge: Kritik, Puji dan Teman Sesama Penulis!

    1. Hahaha, terlalu dramatis yah? 😛
      Iya Kak, senang bisa menulis bersama dengan Kakak dan juga yang lainnya. Semoga lain kali saya bisa ikut lagi dan kala itu lebih sering ikut ^^
      Terima kasih, Kak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s