[Heaven Series] Potongan 3: The Man Who Holds The Key

Aku memandang gerbang besar berwarna abu-abu itu dengan pandangan nanar, telah lama kami berkawan dan tak sedetik pun aku meninggalkannya. Banyak kisah yang telah kami saksikan bersama, banyak pula air mata yang diam-diam mengalir dari mata-hati kami. Meskipun setiap masa yang berlalu selalu diisi dengan keheningan tanpa suara, aku tahu, kami selalu menemukan cara untuk [...]

Iklan

[Coretan Dicta] Pak Comblang Fisika

Aku tidak begitu suka dengan Fisika. Demi apa pun juga? Apa yang menarik dari kumparan rumus yang saling tumpang tindih? Bertukar dan bertautan, membentuk persamaan ilmiah yang di mataku malah terkesan imajinatif dan tak masuk akal. Apa yang menarik dari itu?! Sejak aku bersetatap dengan Fisika (SMP kelas 1), aku telah memiliki antisipasi tersendiri terhadap [...]

Di Langit Ada Dirimu

Aku suka memandangi langit. Entah ia sewarna lembayung, sehitam jelaga, atau sebiru wajahnya sekarang. Langit memberiku arti tersendiri, karena ia selalu ada, kusadari atau tidak. Ia seperti temanku yang paling setia, ia mendengarku dengan baik; lalu merangkulku dengan keberadaannya yang nyata. Ia tak perlu bersusah payah menasihatiku, kehadirannya saja sudah cukup bagiku. Langit ada di [...]

Ibu

Aku mencintai kalian. Seperti ibu mencintai anaknya—tanpa pamrih, hanya ingin memberi. Kita telah lama hidup berdampingan. Dari zaman ke zaman, kuiringi kalian berevolusi. Kuberi semua yang bisa diberi. Hingga luluh lantak tubuhku tergerus oleh tangan-tangan nakal kalian. Tapi tak mengapa, aku maklum. Kalian anak-anakku, sudah seharusnya aku memberi apa yang kalian mau. Cukup melihat senyuman [...]

Pelangi yang Menyedihkan

“Pelangi itu menyedihkan,” desismu sembari mengintip pelangi yang melengkung di langit abu-abu dari jendela mobilku. Aku diam saja, tak menanggapi celetukanmu yang entah mengapa belakangan ini menggangguku. Sembari membuka jendela, kusulut sebatang Marlboro Menthol dan menghisapnya dalam-dalam sebelum akhirnya membuat gumpalan asap di udara. Ternyata aroma petrichor dan asap rokok itu paduan yang buruk. “Matikan saja [...]

[Puisi] Rindu

Malam menyingsing Ada hati yang terasing Dalam elegi tentang kesakitan Dalam kidung tentang keperihan Gelap tersungging Ada senyum yang menguning Dalam penantian  pada pelita Dalam kerinduan pada cinta _____________________ A/N: Hahaha, ini puisi yang saya pakai buat ulangan Bahasa Indonesia tadi pagi. Serius, ini mikirnya lama banget. Paragraf narasi, eksposisi, deskriptif, dan lain-lain udah beres. [...]

Aku Hanya Udara

Kau selalu mendambakan dia—Matahari yang kau anggap milikmu seorang. Wajahmu yang elok selalu mengikuti gerakannya dari terbit  di timur hingga terbenam di ujung barat. Kau tak pernah sekalipun mengeluh akan ia yang tak pernah mampu kau gapai. Katamu, memandangnya saja adalah sebuah kebahagiaan, cukup seperti itu. Tapi, apa benar begitu, bunga Matahari? Aku tahu isi [...]

[Coretan Dicta] Masa Usang

Tanpa masa lalu, kamu bukan siapa-siapa! Aku cukup suka pelajaran sejarah. Kadang kala terasa seperti sebuah dongeng yang menggelitik imajinasiku untuk bekerja ekstra membayangkan posisi jika berada di zaman itu. Terutama ketika sejarah tersebut menceritakan tradisi dan kebudayaan di masa itu. Tentang bagaimana para pujangga mereka menghadapi kemelut negeri serta penyair dan penulis mereka menggambarkan [...]

Petir di Siang Bolong

“Gila, panas banget!” Kulirik sinis matahari yang bersinar panas terik di langit kota Banjarmasin sembari mengipasi wajah dengan buku catatan. Waktu telah menunjukkan pukul satu siang, tapi ojek jemputanku tak juga muncul. Ah, jangan-jangan bannya kempes lagi! Huh! “Kenapa belum pulang, Ni?” Aku tersentak, secepat kilat menoleh ke belakang dan menemukan seorang cowok berkacamata berdiri [...]

Petrichor

Aku suka wangi khas yang diciptakan Petrichor—senyawa yang ditimbulkan oleh tanah dan batu-batuan saat hujan selesai mengguyur; wangi yang mengingkatkan aku padamu, Peri Hujan-ku. Kamu selalu duduk di sana, menyendiri di sudut perpustakaan dengan sebuah novel yang bukan berasal dari perpustakaan ini. Mungkin semua buku di tempat ini sudah kamu lahap, jadi kamu hanya perlu [...]