Diposkan pada #30HariMenulisSuratCinta2013, Corat-Coret Dicta, Kompetisi Menulis

[Pos Cinta #2] Jatuh Cinta Pada Kata-Kata

love

Teruntuk kicauan yang selalu kunanti di @frostbitiggy

Terima kasih atas perkenalan tak terduga yang terjalin di antara  140 karakter Twitter hingga akhirnya melipir pada malam-malam panjang penuh kata yang berserakan melalui jaringan GSM. Tak pernah kusangka kita akan menjadi sejoli yang marak bertukar kisah—entah itu hal umum tentang cuaca hingga yang spesifik tentang penempatan imbuhan –kan yang benar.

Padahal kita tak pernah bersetatap, yang terdekat hanyalah bertukar gelak tawa di   saluran telepon GSM dan itu pun kadang kala tak benar-benar sejalan. Hahaha, well, kita memang hanya ahli mencacak balok-balok kata di ranah layar digital, tak sungguh mampu bersuara dalam arti harafiah—atau itu hanya probelmatika diriku?

Entah.

Yang jelas, aku yakin kamu pasti bertanya-tanya, kenapa surat ini teruntuk padamu? Apa yang spesial dari kicauanmu yang saban hari menyesaki TL followers-mu dengan kalimat-kalimat absrud?

Ya, bagimu absrud. Tapi bagiku pribadi, kutemukan kegembiraan tersendiri tatkala mata ini menemukan namamu di TL-ku.

Tak pernah bosan kutelusuri petak-petak kicauan keluh kesah atau pun komentarmu pada sesuatu. Pun kicauanmu tentang buku terbaru yang kamu baca, juga perkembangan tulisanmu yang sangat kunanti-nanti. Ada juga tentang penyanyi lawas atau baru kegemaranmu, serta beberapa kutipan berdasarkan pengalaman pribadi.

 Tapi yang paling aku suka dari semua kicauanmu adalah ketika unsername-ku tertera di sana; dan kita pun berakhir dengan saling berbalas mention. Entah tujuan kicauanmu itu hanya untuk memberitahu ada sesuatu yang baru di blog-mu atau menanggapi kacauan ababilku tentangmu juga masalahku.

Aku sangat suka itu.

Kita bak orang yang terjebak dalam dunia tersendiri meski terpisah berpuluh-puluh kilometer. Layar datar jadi penuh dengan seluruh isi percakapan kita tentang apa saja, dan ketika kata-kata itu melipir kepada problema hidupku—yang penuh kisah remaja picisan tentang fisik buruk rupa yang mengganggu hubungan sosial. Kamu hanya berkicau…

“Jangan gitu, Dek. Kamu cantik kok. Coba denger lagu ini deh: Backstreet Boys-What Makes You Different  *saia suka nangis kalau denger lagu ini* *obat pengusir hawa jelek*”

Aku pun langsung tersenyum sumringah dan buru-buru membuka Google untuk mencari situs men-download lagu itu. Ludes sudah rasa kalutku, beriringan dengan musik asing yang memiliki lirik yang mendalam itu. Perasaanku lebih baik. Selalu lebih baik setiap kali kudengar saran dan tanggapan darimu.

Dan kicauan itu hanyalah sepersekian dari semua kata penuh makna yang kamu bagi untukku. Sepersekian dari semua kata yang menjadikanku begitu beruntung mengenal sosokmu yang telah menjadi sahabat juga kakak bagiku.

Karena meski benar, kamu bukan selebtwitt terkenal dengan ribuan followers. Benar, kicauanmu absrud dan biasa-biasa saja. Benar, kamu ya kamu, nothing special.

Tapi bagiku, bukan hanya kamu yang kusayangi, melainkan setiap kata yang kamu toreh untukku juga khalayak.

Aku jatuh cinta pada kata-katamu. Jatuh setengah mati.

Dikirim oleh

Benedikta Sekar (@Okage_de)

Note: Ditulis sembari mendengar lagu Backstreet Boys-What Makes You Different 

Iklan

Penulis:

Pecinta Naruto dan Conan, menganggap menulis adalah sebuah obsesi dan membaca buku sama dengan bernapas. Suka menghabiskan waktu di sudut kedai sendirian; ditemani laptop dan makanan yang paling murah di kedai tersebut :)

10 tanggapan untuk “[Pos Cinta #2] Jatuh Cinta Pada Kata-Kata

  1. Persahabatan yang bermula dari sebuah tulisan. Iya kan? Beautiful.
    Semalam juga saya baru menyadari bahwa saya punya Azura versi saya sendiri. Meski Azura milik saya itu adalah teman ‘dunia nyata’ saya hehehe. Tapi indah banget kan ya sebuah persahabatan itu? :”)

    1. Hahaha, Kak Azura ramah dan baik banget sama saya. Sering loh saya nulis untuk dia. Hahaha.
      Bener, persahabatan itu indah banget. di dunia nyata saya enggak punya sahabat yang secara harafiah deket. Sahabat2 saya pada di luar kota semua, dan berhubungan lewat jejaring sosial atau alat elektronik gitu. Kakak beruntung banget!

      Terima kasih sudah baca ya kak! 😀

  2. Ola! Maaf ya saia yang jadi alamat tujuan eh malah datang belakangan /doh 😀
    Terima kasih buat suratnya. cetar membahana badai banget lho!
    Ah, astagah deh. Terima kasih buat kata-kata indahnya.
    Beruntung sekali lho ada follower seperti dirimu di TL saia, ya TL saia isinya emang aneh dan biasa sih padahal. Malah kadang saia suka iri sama temen-temen yang saia follow, mereka bisa membagi wawasan tanpa takut-takut 😀
    Terus berkarya ya dek. Senang berbagi tulisan dngmu 😀

    1. Halo! 😀 Wakakakakak, pake cetar-cetar segala #zamansekarang maaf ya Kak kalau suratnya agak-agak nyinggung atau gaje gini. Hehehehe. Tapi untunglah, kayaknya kakak suka *peyuuuk*
      Kakak juga bisa kok, meskipun enggak ada yang menyimak. Masih ada saya yang setia #eaaaak

      Terima kasih telah mau menerima surat ini ya Kakak! 😀 Saya juga senang berbagi tulisan dengan kakak!

    1. Wah, dari Korintus ya? saya tahu itu kutipan bibel tapi enggak tahu ayat apa. kalau saya suka ayat-nya yang ke-13.
      “Kasih mengalahkan segalanya,” – 1 Korintus 13:13 ^^

      Terima kasih telah berkunjung ya kak! 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s