[Pos Cinta #6] Bonjour, Monsieur Lupin!

Arsene-Lupin

Bonjour, Monsieur Arsène Lupin!

Ini! Ada surat tantangan dariku! Jika kau ingin barang milikmu kembali! Datanglah ke alamat yang telah kita janjikan sebelumnya dan buktikan padaku, jika kau bukan hanya seorang pencuri ulung; tapi juga pecinta yang beruntung.

Kusayangkan semua teman wanita dan mendiang istri-istrimu, mereka sebenarnya tak pantas mendapatkan nasib buruk hanya karena begitu mencintai pria berbahaya sepertimu. Tapi kau selalu datang, dan menunjukkan pesona kepicikanmu yang mampu meluluhkan hati-hati mereka—menjanjikan perlindungan dan cinta yang besar.

Oh, masih ingatkah dirimu pada wanita pirang itu[1]? Yang senantiasa memberikan jiwa raganya padamu demi mendapatkan perlindungan dari tindakannya membunuh karena membela diri. Oh, Clotilde yang malang, pada akhirnya ia tertangkap dan kau berhasil kabur dari inspektur Ganimard dan kawanannya yang ceroboh karena terlalu pongah mengira telah mengikat seluruh tubuhmu.

Ada lagi, Sonia Kirchnoff dan penggantinya, Raymonde[2]. Kedua wanita tolol itu rela mengikat janji pernikahan denganmu, namun, pada akhirnya mereka tewas hanya karena cinta yang diberikan seutuhnya padamu. Baiklah, aku tak menyalahkanmu yang ditodong pelatuk oleh rival abadimu Holmlock Shere (dan pria kalap itu menembakannya padamu) aku hanya menyayangkan tindakan Raymonde yang tanpa ragu meloncat di depanmu sembari menyerahkan diri pada kematian. Isidore Beautrelet—detektif muda yang nyaris mengalahkanmu—pun sampai tergugu, syok dengan kejadian yang ia lihat dengan mata kepalanya sendiri.

Emmh, lalu siapa lagi? Ah, Madame Mergy[3]? Terberkatilah wanita itu! Untunglah kekerasan hati mampu melindungi dirinya dari rayuan serta kata-kata cintamu. Memang, kaulah penyelamat kedua buah hatinya—Gilbert, sekertaris kesayanganmu dan Jacques kecil yang malang—tapi rasa terima kasih tak serta merta dihibahkan dengan cara menyerahkan cinta. Dua perasaan itu berbeda, Gubernur, berbeda!

Dan masih banyak lagi, wanita-wanita bernasib malang di hidupmu yang penuh petualangan. Wanita-wanita itu punya kisah tersendiri bagimu dan menjadi bagian dari petualanganmu. Namun sayangnya, mereka bukanlah akhir dari petualanganmu yang hebat.

Maka, terimalah tantanganku! Sederhana saja, kau datang dan kita saling mengenal. Aku mungkin bukan wanita yang menantang dengan segala kemolekan duniawi. Tapi jika kau ingin barangmu kembali, maka beranikanlah diri meninggalkan komplotanmu dan akhiri petualanganmu bersamaku.

Kupastikan, kali ini, aku tak akan membiarkanmu meninggalkanku atau bahkan mati karenamu.

Si Pencuri Hatimu,

Mademoiselle  Béné


[1] The Blonde Lady – Maurice LeBlanc

[2] The Hollow Needle – Maurice LeBlanc

[3] The Crystal Stopper – Maurice LeBlance

Iklan

16 thoughts on “[Pos Cinta #6] Bonjour, Monsieur Lupin!

    1. Halo! Kak Azzuralhi, kunjungan pertama ya? Terima kasih telah berkunjung dan menjejak kata! 😀
      Waduh, minta dilanjut? Penasaran ya Kak? Hahahaha, saya bingung mau melanjutkannya dengan cara gimana. Jadi mari biarkan kita berspekulasi sendiri-sendiri. Fufufufu~

  1. Owhh,.. i see.. isee #ngangguk-ngangguk..
    Semangat menulis..

    Oya, selamat ya udah punya antologi..
    semoga saya bisa segera nyusul tahun ini juga, harus tahun ini => Menyemangati diri sendiri 😀

  2. Habis seteres ngeliat angka” dan mampir kesini :p asik ma 😀 walaupun aku gangerti itu siapa aja, tp asik aja.. Suka bacanya.. Dan bisa bikin kepalaku lbh ringan xD

  3. Suka suka 😀 setiap penat pasti mampir ke sini, bikin bahagia … komen pertama setelah sebulan cuma berani ngintipin u.u
    berani dan beda, punya ciri khas yang menenangkan
    Keep Writing!

    1. Halo, Aulia! Dirimu berteman denganku ya di Facebook, soalnya namamu enggak asing. Hohohoho.
      Waduh!? Sebulan? Terima kasih ya sudah berkunjung ke blog saya selama sebulan ini, jujur, akhir2 ini tulisan saya agak kurang. Semoga masih bisa di terima, hihihihi.

      Terima kasih ya atas semua kunjungannya juga sudah mau menjejak kata~! 😀 Semoga masih mau sering2 di mari! Hohohoho.

      1. Hai 🙂 hehe yee~ Nam Byul Rin ^.^ inget aku??
        Ye~ lebih produktif ya? aku suka sama tulisan-tulisanmu yang berlatar yunani kuno sama bergenre historical romance. Selalu diterima..

        kembali kasih.. Oke !

      2. Ingat dong, hohoho.

        Iya, kebetulan saya juga suka cerita-cerita sejarah, punya obsesi juga sih bikin cerita romance di zaman dulu tapi sayanya saya males riset. 😛

        Mungkin lain kali bakal bikin yang lain tentang mitologi yunani lagi (soalnya mitologi yunani penuh dengan cinta dan erotika, hohohoho…) Semoga sempat sih ya :3

        😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s