[Coretan Dicta] So, I’m Back!

cute-freedom-love-paradise-Favim.com-1014350

Setelah bulan-bulan menyedihkan, berkutat dengan buku-buku setinggi gunung dan segala tetek bengeknya yang nyaris menyita seluruh hidupku (iye, lebay), aku bebas melakukan apa pun.

AKU BEBAS

Tiga tahun masa SMA-ku akhirnya berakhir. Masa-masa penuh drama dan cerita yang gak akan pernah selesai aku kisahkan di blog ini; masa-masa transisi dari seorang Arum—nama kecilku, hanya orang-orang rumah yang memanggilku begitu dan beberapa temanku—menjadi seorang Benedikta yang kini lebih mengenali dirinya sendiri.

Selama empat bulan ini aku benar-benar menahan diri untuk tidak menulis dan menuangkan rasa yang tetanam di kepala serta hatiku. Tapi, yah, akhirnya aku langgar juga sih beberapa waktu yang lalu dengan sebuah posting-an sederhana berupa fanfiksi. Hahaha. Maaf ya untuk posting-an itu, benar-benar memalukan. Aku sendiri sampai bingung, kenapa bisa menulis fanfiksi seaneh itu. tapi ya sudah lah, maklumi saja, mungkin karena aku sudah jarang menulis fiksi dan cerita-cerita sejenis, jadi sense untuk menulis sudah memudar. Lain kali aku akan menulis lebih baik lagi agar mata, hati dan pikiran kalian akan memetik buah-buah kata yang kutanam di blog ini (wetseh!).

Well, cerita sedikit sebagai pembukaan. Seperti yang kalian ketahui, blog ini sudah hiatus lamaaaa banget. Sejak Januari, awal tahun kemarin, aku menyimpan seluruh kisah hidupku yang sebenarnya pengen banget aku ceritain  di blog ini. Dari ulang tahun ke-18-ku yang hanya ditemani oleh sepiring capcai sampai pengalaman-pengalaman ajaib yang membuat perubahan dalam diriku secara pribadi. Pengalaman-pengalaman luar biasa yang udah sangat enggak sabar aku bagi ke kalian semua. Hehehe. Jadi, sementara aku memulihkan sense-ku dalam menulis fiksi, kalian bisa menikmati cerita-cerita hidupku yang mungkin tidak begitu menarik, tapi akan dengan senang kubagi dengan kalian.

Karena aku hanya menabur Kata-Kata, dan Para Penikmat katalah yang menuainya.

Ketika aku membangun blog ini, tujuan utamaku bukan cuman untuk menyalurkan hobi menulis fiksiku agar dunia mengenal dan mengakui tulisanku, tapi juga ingin berbagi. Ada banyak ide serta paham-paham di kepalaku yang ingin aku umbar kepada kalian semua. Ada kata-kata yang tak bisa aku ungkapkan di dunia nyata, maka kulontarkan sebebas-bebasnya di tempat ini. Tapi tentu, sesuai dengan kaidah dan norma, tanpa mengandung unsur yang menyinggung sara serta mengancam diriku sendiri. Hehehe.

Jadi, aku berkata-kata dan memberi pada kalian semua kata-kataku tanpa pamrih. Aku tidak pernah memaksa kalian meninggalkan komentar, hanya untuk sekedar mengatakan ‘wah, tulisanmu keren!’ dan ungkapan-ungkapan sejenis. Aku hanya ingin, ketika kalian membaca tulisanku, kalian akan mendapatkan ‘sesuatu’ lebih dari sekedar rasa senang, lebih dari sekedar rasa suka. Sesuatu yang mungkin akan mengubah hidupmu juga hidupku sendiri sebagai si penulis.

Ah, intinya itu lah, bagaimana ya menjelaskannya. Pokoknya begitu, pokoknya menulis ini sebuah panggilan buat aku. Menulis itu kayaknya salah satu cara Tuhan untuk menggunakan aku sebagai alatnya mengibarkan bendera cinta kasih. Ada waktu-waktu di mana rasa ingin menulis itu begitu kuat, namun anehnya ketika aku berhadapan dengan lembar putih Ms. Word otakku langsung nge-blank, tapi ketika aku merasa tidak ingin menulis, Tuhan justru menarikku ke sudut ruangan untuk menatap lembar putih itu kembali dan menarikan jemari di atas keyboard.

Seperti sekarang.

Ketika aku menulis ini, waktu sudah menunjukkan pukul 01.25 WITA. Aku baru saja ingin ke kamar mandi dan menggosok gigi, lalu tidur, tapi aku berhenti tiba-tiba di ruang makan. Melihat ruangan ini yang begitu sepi dan tenang, suara hatiku mendorongku untuk kembali ke kamar, mengambil laptop dan mulai menulis kembali. Sekarang, tulisanku mulai meracau, bingung mau nulis apa lagi karena aku sedang sangat bersemangat untuk menulis sampai-sampai isi tulisanku ini penuh dengan lanturan yang tidak berarti. Hahaha.

Tapi ya sudahlah, mungkin sekian saja aku bercorat-coret ria. Sejujurnya aku hanya ingin menyapa, sembari mencabut pengumuman ‘On Hiatus!’ di blog-ku ini. Aku akan lebih banyak bercerita dan berkata-kata di kemudian hari. Semoga kalian masih mau membaca kata-kataku ini meski hanya racauan yang tidak berarti. Karena kata-kataku ingin hanya kata-kata seorang gadis remaja berumur 18 tahun. Kata-kataku hanyalah…

Kata-Kata Dicta.

🙂

 

Banjarmasin, 17 April 2014

01.35 WITA

Ruang Makan Rumah Ibu Nes

(Photo taken from Google)

Iklan

20 thoughts on “[Coretan Dicta] So, I’m Back!

  1. Welcome back, Dicta; dan mudah-mudahan UN-nya berhasil ya. Sebentar lagi sudah harus berkutat lagi dengan buku-buku untuk persiapan test masuk perguruan tinggi dong

    1. Halo, Mas Chris! 😀 *lambaikan tangan penuh kebebasan*

      Amin. Amin. Amin! >0< saya pengen banget lulus dengan nilai bagus.

      Hueee, iyeeee, masih harus belajar lagi. Aduh, Mas Chris pake ngingetin segala sih. jadi galau deh. Semoga saya bisa ngejalainnya *berdoa kencang2*

    1. Halo, Kakaaaaaaaaaaaaaak! Mumuaah! *peyuk* Kangen melihat komentar Kakak di blog saya. Hihihi. Iya, terima kasih doanya ya kak. Amin-Amin. Semoga saya bisa menjalani tingkat berikutnya dengan sukses ya Kak 😀 Terima kasih sudah berkenan mampir. Silakan datang kembali!

    1. Yahoo! Abang Seungwoon. Eh, ini beneran Abang Seungwoon kan ya? :/ Abang suka ganti2 unsername sih. -__-” Biasanya kalau ada unsername SKSD kayak gini sih Abang Seungwoon. Tapi kalau bukan saya minta maaf ya. Hahaha. *sungkem*

      Iyeeeh, kayaknya saya bakal jadi kuli deh kuliah nanti XD Tapi semoga jadi kuli penuh uang, hahahaha. <— ambil sekolah bisnis sih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s