Diposkan pada Corat-Coret Dicta

[Coretan Dicta] Berkah Bulan Ramadhan-ku Tahun Ini

mohon-maaf

Gak kerasa besok udah lebaran aja. Udah sebulan teman-teman yang beragama muslim menjalani bulan Ramadhan yang suci ini dengan jiwa, dan seperti biasa, aku juga punya kisah tersendiri di bulan Ramadhan ini.

Beberapa tahun ini aku punya beberapa pengalaman unik yang terjadi saat bulan Ramadhan. Pengalaman itu mengubah hidupku seluruhnya dan membantuku untuk memandang hidup ini dengan cara yang lebih baik. Kalian bisa lihat pengalaman-pengalamanku tahun-tahun yang lalu di postingan ini: Ramadhan juga Penuh Berkah Bagiku

Nah, tahun ini pun bulan Ramadhan yang datang tanpa terasa juga menjadi berkah tersendiri bagiku. Berkah apa itu? Hahahaha.

Aku tidak lulus SMNPTN dan SBMPTN di ITB.

Sepertinya aku sudah panjang lebar menceritakan perasaanku pada kasus ini di posting-anku yang sebelumnya. Posting-an yang bikin tracking dan statistik blog aku mendobrak langit-langit itu benar-benar sebagai titik balik bagi hidupku. Di sana, ketika aku menulis itu, aku tidak hanya berbicara kepada mereka yang membacanya, tapi juga berbicara pada diriku sendiri. Aku selalu menulis apa yang ingin aku tulis, dan ketika aku menulis aku menulis untuk diriku sendiri, bukan sekadar mencoba memotivasi orang-orang yang membacanya, tapi lebih-lebih memotivasi diriku sendiri yang menulisnya.

Kali ini, aku ingin menceritakan apa yang aku lakukan setelah kejadian itu. Hal pertama yang aku lakukan adalah menikmati masa-masa kejayaan postingan itu dan menemukan bahwa ternyata tidak hanya diriku sendiri yang merasakan pahitnya kegagalan tidak lulus SBMPTN itu. Ketika aku membaca komentar-komentar mereka, aku merasakan kekuatan untuk menghadapi hidupku setelah ini dengan lebih baik. Terima kasih untuk kalian yang sudah berkomentar di sana, semoga kalian dilimpahi berkah dan kebejoan juga. Hehehehe.

Setelah aku mendapatkan kekuatanku untuk bangkit melalui tulisan itu, aku pun memulai sebuah perjalanan. Perjalanan yang membantuku bermeditasi dan akhirnya membuahkan sebuah keyakinan bahwa aku harus melakukan sesuatu untuk hidupku selama satu tahun ini. Aku percaya Tuhan menyuruhku untuk ‘membangun kembali’ sebelum aku bisa melanjutkan perjalananku. Ada banyak sisa-sisa masa lalu yang sepertinya harus diperbaiki agar aku bisa melanjutkan perjalanan hidupku ke depannya.

Masa lalu memang untuk ditinggalkan, tapi memperbaiki hubungan dengan masa lalu sebelum melangkah maju itu justru diperlukan. Hehehe. Sekarang aku sedang sibuk mempersiapkan pembukaan online shop-ku dengan berbagai pra-promosi dan perkenalan. Mempelajari prilaku pasar dan melayani beberapa buyer yang kebetulan berminat membeli baju-baju yang sudah aku terbitkan.

Sangat menyenangkan untuk mempelajari hal-hal baru. Berjualan online benar-benar hal baru bagiku, aku bahkan tidak pernah menyangka akan melakukan hal seperti ini di hidupku dan ini benar-benar berisiko sekaligus menantang. Aku sangat tidak sabar untuk menerbitkan online shop-ku ini. Semoga selama satu tahun ke depan aku bisa mendapatkan banyak kebejoan dari memulai sesuatu yang baru dan berbeda di hidupku.

Orang-orang di sekitarku memandang khawatir, mereka meragukan kemampuanku untuk mengelola online shop ini. Mereka takut kalau nanti aku gagal, mereka pikir aku tidak mampu karena aku ‘belum kuliah’ dan belum punya pengalaman membangun sebuah usaha. Tapi aku harus melakukan ini, aku harus mengambil risiko-risiko dan belajar dari kesalahan-kesalahanku tanpa dibuntuti rasa takut. Mereka yang takut dengan kegagalan sesungguhnya telah melakukan kegagalan terbesar dalam hidupnya. Dan aku percaya, dengan menantang risiko dan tidak takut dengan kegagalan, aku akan menjadi manusia yang lebih baik.

Akhir kata, terima kasih, Tuhan, untuk bulan Ramadhan tahun ini yang benar-benar berbuah berkah bagiku. Aku beryukur karena belum lulus SBMPTN tahun ini, akhirnya aku bisa belajar sesuatu yang baru. Belajar mengenalimu lebih dalam, dan belajar untuk memaknai hidup ini dengan lebih baik lagi. Aku mungkin belum benar-benar mengerti apa mau-Mu. Tuhan, tapi aku percaya bahwa terjadilah padaku sesuai dengan kehendak-Mu.

Kemudian, Selamat Idul Fitri bagi teman-teman yang merayakannya, bulan ini benar-benar bulan suci bagi kalian juga bagiku. Karena makna Ramadhan bagiku sebenarnya lebih dalam dari hanya sekadar menyaksikan fenomena berpuasa dan mudik, tapi juga sebagai cermin bagi hatiku untuk berbenah diri dan menjadi ‘baru’.

Mohon Maaf Lahir dan Batin ya Teman-Teman Pejuang Mimpi! Jika ada Kata-Kata Dicta yang kurang berkenan, mohon dimaafkan!

Iklan

Penulis:

Pecinta Naruto dan Conan, menganggap menulis adalah sebuah obsesi dan membaca buku sama dengan bernapas. Suka menghabiskan waktu di sudut kedai sendirian; ditemani laptop dan makanan yang paling murah di kedai tersebut :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s