Diposkan pada Musikalisasi Puisi, Puisi

[Musikalisasi Puisi] Catur

catur

 

Setiap hari aku menghitung sisa bidak di papan caturku

Satu… dua… tiga…

Tiga pionku telah tandas kemarin lusa

Satu… dua…

Dua bentengku runtuh kemarin

Lalu, satu lagi…

Mentriku terancam dipancung hari ini

Aku mendengus, jengkel juga kesal

Waktu berdecit di sisiku

Tapi aku hanya bertopang dagu

Berpikir keras tentang langkahku setelah ini

Karena langkahku

Menentukan bidak mana yang akan menemui ajalnya besok pagi

“Ini sulit,” keluhku

Meratapi pasukan yang tinggal segelintir

Sejenak aku melirik

Raja gendut tua itu  terlihat gemetaran

Hanya ada kuda di sisinya

Serta dua pion yang mengompol

Sedang sisa bidakku tersebar tak tentu arah

Entah ingin menyerang,

Mengancam,

Atau sekadar ada

Ah… aku memang tak pandai bermain catur

Apalagi melawan kehidupan

Aku tidak tahu strategiku

Bahkan sejak bukaan pertama

Gerakanku acak-acakan

Bunuh saja bidak di depan mata tanpa tahu itu hanya umpan

Sementara kehidupan adalah pemain pro

Ia tahu akan menghancurkanku sejak ia majukan pion pertamanya dua petak

Gerakannya begitu mulus dan manis

Dan aku pun terbuai olehnya tanpa sadar satu demi satu bidakku masuk kubur

Kini ia menyeringai

Menatapku angkuh

Dan berseloroh

“Catur bukan milik kita, Dinda, menyerahlah dan cumbui saja aku malam ini,”

Tapi aku menolak

Bosan sudah membanting papan dan menggauli bibirnya

Selalu begitu kalau aku sudah muak mencoba menaklukannya

Kali ini, aku masih punya bidak untuk dimainkan

Dan aku tak ingin menyerah

Sampai nanti kepala raja bersimbah darah di atas papan

Baru bisa dengan puas kubiarkan

Kehidupan menjajah tubuhku

Seenak jidatnya

Iklan

Penulis:

Pecinta Naruto dan Conan, menganggap menulis adalah sebuah obsesi dan membaca buku sama dengan bernapas. Suka menghabiskan waktu di sudut kedai sendirian; ditemani laptop dan makanan yang paling murah di kedai tersebut :)

2 tanggapan untuk “[Musikalisasi Puisi] Catur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s