[#RabuMenulis] Burung dan Semesta

Di dalam kepalanya, tinggal seekor burung. Burung yang sangat indah. Warnanya cerah, gemilang, dan menawan. Sama persis seperti pemiliknya.

“Leo, katakan padaku kenapa semesta mempertemukan kita?”

Dua mangkuk bakso di depan kami menjadi saksi pertanyaan aneh itu terlontar. Sejenak aku mengangkat bahu, lalu terkekeh.

“Kebetulan aja, mungkin?”

Aku mulai makan, ia masih menatapku.

“Gak ada yang kebetulan di dunia ini.”

“Lalu, takdir?”

Poni ratanya bergoyang anggun saat menggeleng.

“Jawabanmu terlalu ngeles.”

“Lah terus apa dong?” Aku mencomot satu bakso di mangkuk yang ada di seberangku, mengunyah sebentar sebelum kembali bertanya. “Memangnya kenapa kamu tanya begini?”

“Gak papa sih, aku ngerasa aneh aja kenapa kita bisa pacaran.”

“Memangnya apa yang salah dengan kita?”

“Pemuja Kata-Kata dan Penggila Cat? Kamu bahkan gak pernah baca buku aku, sementara aku selalu menguap tiap kali kamu ajak pergi ke pameran. Kita pasangan aneh.”

“Aneh?” Baksoku sudah tandas, dan tanpa bertanya aku langsung mengklaim mangkuk bakso gadis itu menjadi milikku.

“Gak lah, Yu.”

“Gimana bisa gak aneh?”

“Emmmh…” aku mendengung, berhenti mengunyah, mencoba mengingat sebuah kutipan dari penulis kegemaran pacarku ini. Dan akhirnya aku mengingat kalimat itu dengan susah payah.

“Sederhana aja sih, errr, kita bisa bersama karena semesta bekerjasama untuk mempertemukan kita.”

Aku kembali makan bakso, ia pun tergelak seakan mengingat kalimat yang sepertinya agak salah kukutip.

“Leo… burung di kepalaku benar-benar menyukaimu.”

Dan aku hanya nyengir kuda karena tahu pembicaraan ini masih dimenangkan olehku.

___
Diikutkan untuk #RabuMenulis @gagasmedia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s