Hati yang Tersakiti Rindu

Apa sih yang enggak buat Reno?

Bela-belain begadang biar bisa ngucapin selamat pagi buat dia. Bela-belain pulsa jebol buat dengar suara dia. Bela-belain skype-an sampai subuh demi lihat wajahnya. Bela-belain jatuh cinta sama manusia jenius, kutu buku, komputer freak dan yang sekarang kuliah di New York kayak dia!

Dan lagi, aku ini cewek! Demi apa coba?!

Kutatap handphone-ku yang tak ada tanda-tanda dari pacarku itu. Jam sudah menunjukkan pukul satu pagi di dinding kamar kosku. Seharusnya Reno sudah bangun dan aku sudah siap mendengarkan suaranya. Tapi kenapa? Kenapa nomornya gak aktif?!!

“Renoooo jeleeeeekkkk!!”

Aku menjerit. Masa bodoh dengan teman kos kanan-kiriku. Rasanya hati ini telah meradang karena rindu. Tak kusangka mencinta Reno bisa sesakit ini. Tapi meskipun sakit karena Rindu. Reno memang pria yang pantas untuk menyakiti hatiku.

Seberapa banyak dan seberapa kalipun.

Aku menghempaskan tubuhku di kasur. Air mata leleh. Kutilik fotoku dan Reno di atas meja, serta merta senyumku rekah. Aku ingat, ia berjanji akan pulang jika rindu tak kuasa lagi menggerogoti hatinya. Dan aku terus memegang janji itu meski aku tahu itu tak mungkin ditempati hingga empat tahun lagi.

Tok. Tok. Tok.

HUH?

Aku bangkit. Mengerutkan kening. Siapa yang bertandang malam-malam? Aku melangkah menuju pintu, membuka sedikit pintu sebelum akhirnya kudengar suara yang sedari tadi kuharapkan terdengar di cuping telingaku…

“Eri, Aku kangen…”

Pintu terbuka lebar. Mataku melotot. Sembari kedua tangan menutup mulut menahan jerit juga tangis. Hingga akhirnya aku jatuh dalam pelukan pria itu dan menyadari kalau semua ini bukan mimpi.

“Hatiku, lebih Jet Lag akibat belasan jam di pesawat ketimbang badanku, Er… aku bener-bener kangen kamu.”

Dengan semua yang terjadi ini… kurelakan hatiku penuh bilur karena rindu, karena hatiku memang pantas disakiti oleh Reno.

_________

Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari http://t.co/pVsAoDeknx di Facebook dan Twitter @nulisbuku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s