[Coretan Dicta] Bagaimana Jika Aku Gagal Lagi?

Aku sudah tak punya lagi sisa kata-kata bijak untuk diriku sendiri saat pertanyaan itu terlintas di benakku hari ini. Bagaimana jika aku harus melalui perasaan seperti itu untuk kedua kalinya dan untuk hal yang sama? Apa hatiku bisa bertahan dengan gempuran perasaan menyedihkan itu lagi? Seperti keledai dungu yang jatuh pada lubang yang sama dua kali.

Sungguh, perlu waktu yang cukup lama untuk menyembuhkan luka-luka atas kegagalanku sebelumnya, perlu masa-masa yang cukup berat tentang penyangkalan-penyangkalan diri agar aku bisa menerima sebuah kegagalan, dan aku tak ingin mengalami hal yang sama untuk kedua kalinya. Tentu saja, semua orang tak ingin mengalami hal menyakitkan untuk kedua kalinya.

Tapi… bagaimana jika hal itu benar-benar terjadi?

Apa yang harus aku lakukan?

Baca lebih lanjut