Seandainya Pongah itu Kita Buang ke Laut Saja

 

Putih adalah warna kesukaan Bellatrix selain merah muda. Namun, ketika ia melihat pria itu mengenakan kemeja berwarna putih, mencukur rambutnya hingga cepak, dan menghilangkan bulu-bulu di wajahnya begitu bersih serta rapi—seperti  yang selalu ia bayangkan dalam benaknya, entah mengapa Bella merasa risih.

 Terlalu tidak biasa.

Terlalu bukan David yang ia kenal dulu saat masih menciumi pipinya dengan bibir beraroma mentol atau sesekali  berpengar alkohol.

“Sehat kau, Dek?”

Pertanyan pilon kalau tidak bisa disebut basi. Bella mendengus di dalam hati, tapi dengusan itu menyetrum debaran jantungnya yang entah sudah berapa lama mati suri.

“Sehat, Bang,” sahut Bella ringkas, “Abang gimana?”

Baca lebih lanjut