Shiawase

Roppongi bukan tempat bagi bangunan sederhana seperti  Happy Petals—toko bunga satu-satunya di distrik itu. Sudah nyaris satu dekade ruko dua lantai itu tidak dipugar oleh pemiliknya, entah karena ketiadaan dana atau memang sengaja ingin menonjolkan sisi tua yang unik di antara bangunan beton. Namun, bagi Yukimura Kou sendiri, ia tidak begitu peduli dengan perkara itu. [...]

Saturn Cycle

Saturnus membutuhkan waktu dua puluh sembilan tahun untuk kembali ke titik di angkasa di mana planet itu berada pada saat kita dulu dilahirkan. Sampai hal itu terjadi, semua tampak mungkin, impian-impian kita jadi kenyataan, dan dinding-dinding apa pun yang mengelilingi kita masih dapat dirubuhkan. Ketika Saturnus menyelesaikan siklus ini, romantisme apa pun akan berakhir. Pilihan-pilihan [...]

Railway Trip

Dear,  Ivan Romanov Rulin Kutuliskan surat tentang perjalanan panjang ini di dalam kereta yang akan menghantarkanku menuju pulang-mu juga pulang-ku. Membutuhkan waktu empat hari lamanya untuk tiba di Moscow. Musim semi sebenarnya begitu indah di Hyde Park, seperti biasa, Amrita selalu menyeretku ke sana dengan alasan yang sama—India tak punya musim semi pun bunga seindah [...]

[Surat Cinta #30] Dariku untuk Kisah yang Belum Tuntas

Untuk seluruh surat yang telah kutulis selama 29 hari ke belakang hingga hari ini, Terima kasih untuk segala hal yang telah kalian berikan padaku. Kalian semua telah mengajariku bagaimana caranya berkomitmen dalam menulis juga mencinta. Kalian semua telah memberi arti pada setiap hari yang kulalui sampai hari ini karena tak ada hari yang kulewati tanpa [...]

[Surat Cinta #29] Dari Saya untuk Kalian Berdua

Maaf. Maaf karena saya mengirimkan satu surat untuk dua orang sekaligus. Rasanya seperti mencintai dua orang di waktu yang bersamaan, hahaha, tapi bagaimana lagi, saya memang sangat menyukai surat yang kalian berdua berikan. Seumur-umur saya tidak pernah mendapatkan surat dari siapa pun, kedua surat kalian adalah surat pribadi pertama yang saya terima selama 19 tahun [...]

[Surat Cinta #28] Dariku untuk Penulis Surat Terbaik Tentang Ayah

Dear Kak Adiezrindra, Sejak hari pertama pembukaan event menulis #30HariMenulisSuratCinta, saya tahu, saya akan menulis surat ke-28  ini untuk Kakak. Terima kasih untuk surat indah Kakak tentang Ayah di hari pertama. Saya terlalu kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan bagaimana setiap kata yang kakak torehkan di dalam surat itu menggambarkan cinta yang begitu dalam pada sosok Ayah. [...]

[Surat Cinta #27] Dari Pintu Kulkas untuk Kertas Warna-Warni

Aku tahu ada yang aneh dengan keluarga ini, tapi jika keanehan itu dapat membuatku bertemu denganmu setiap hari. Kurasa itu bukan hal penting. Dulu, aku hanyalah kulkas polos tanpa warna yang melengkapi dapur rumah itu selayaknya barang buka tutup. Di meja makan itu berkumpul sepasang suami-istri serta kedua putri mereka setiap pagi dan malam untuk [...]

[Surat Cinta #26] Dari Koper Rock n Roll untuk Kamar yang Ditinggalkan

Kamu tidak tahu sudah berapa banyak surat yang kutulis di langit malam saat kita terpisah. Banyak. Banyak sekali seperti taburan bintang yang menyinari dindingmu kala malam luruh. Aku tidak pernah tahu mencintai dari jauh seperti ini ternyata rasanya sakit sekali. Seperti mendambakan udara untuk balas memeluk tubuhmu atau seperti berharap mencium matahari tanpa terbakar oleh [...]

[Surat Cinta #25] Dari Baseball Cap untuk Cloche Hat

Melalui surat ini, dan segala keanehan yang kita tukar senja itu. Aku ingin menceritakan ulang kisah awal perjumpaan kita... Digantung bersisian di belakang pintu flat murahan ini rasanya aneh bagi kita. Aku dengan segala kebulukan dan kamu dengan segala keanehan. Mari salahkan mereka yang bersama. Atau salahkan pemilikmu yang memaksa masuk seperti angin puting beliung. [...]

[Surat Cinta #24] Dari Spasi untuk Titik

Aku hanyalah ruang kosong di antara kata sementara kamu adalah akhir dari segalanya. Sejenak kita tampak sama di dalam semesta kata-kata, tapi pada kenyataannya kita tak pernah bisa bersama. Karena ketika kamu muncul, aku selalu diabaikan olehmu. Bagimu, aku hanyalah ruang kosong hampa udara yang tak pernah bisa menggapaimu. Dalam kisah balada cinta tentang gadis [...]