Pak Damar

Pak Damar termangu. Memandang sepeda motornya yang kini hanyalah seonggok mesin tanpa ban dengan dua bola mata bergerak-gerak tak fokus. Dua detik pikirannya kosong, keringat dingin mengucur deras dari pelipisnya. Ini sudah pukul sepuluh malam, kepala sekolah menugasinya lembur menyusun dokumen sore tadi. Pria yang baru menginjak usia tiga puluhan itu menurut saja meskipun tahu [...]

Iklan

Sudah Lama

Sudah lama aku tidak menulis fiksi. Belakangan kata-kataku menjadi tumpul karena jarang sekali kuasah. Mungkin masalahnya bukan pada waktu yang tidak pernah cukup menyediakan kesempatan, melainkan jemari dan otakku kini tak lagi singkron seperti senja kelabu di hadapanku ini—oh ya, hujan masih datang di bulan April. Rasanya aku sudah melupakan momen ini—duduk sendirian di sudut [...]

Tentang Ani dan Senja

Ani, Tolong katakan pada senja, terima kasih untuk waktu yang telah ia berikan padaku. Dua puluh menit yang lalu ia menemaniku di ujung dermaga sembari menyisipkan puisi tentang buih laut yang mencintai bulir pasir. Kepak elang di ujung cakrawala bilang puisi itu sudah basi, tapi aku menyukainya karena mayapada selalu berhasil membuatku mengingat tentangmu dengan [...]

Reuni

Menghirup udara yang sama denganmu membuatku sadar  sudah begitu lama aku tak mencium aroma mentol itu. Lima tahun yang berjalan singkat, kita bukan lagi sepasang begudal yang acapkali disetrap di bawah bendera sambil cekikikan lantaran ketahuan merokok di pemburit sekolah. Sekarang, kamu sudah berubah menjadi tawanan kubikel kantoran di salah satu perusahaan ternama, sementara aku [...]

Devon

Hanya ada dua hal yang Devon lakukan saat malam minggu. Satu, mengisi pulsa. Dua, menunggu panggilan masuk. Seperti sekarang... Drrr... Drrr... Drrr... iPhone 5 warna hitam itu bergetar di atas meja dan Devon pun langsung melonjak dari kasurnya. "Halo?" "Dev, Sayang, kamu lagi sibuk gak?" Senyumnya merekah tatkala suara manis itu menyusupi gendang telinganya. "Gak [...]

Tentang Tuhan, Jiwa-Jiwa dan Benang-Benang Kehidupan

Aku melihat kehidupan ini seperti benang. Tuhan memintalnya dengan begitu rapi dan menyerahkannya pada jiwa-jiwa di muka bumi ini sambil berkata, "Buatlah sesuatu dengan ini." Seluruh jiwa saling berpandangan, memandang pintalan benang itu bingung. Ya, Tuhan meminta buatlah sesuatu. Ia tidak meminta jiwa untuk membuat baju dengan itu atau sesuatu yang lebih spesifik. Tapi kebanyakan [...]

Yearning

Elizabeth  Parker duduk termangu di kursi kayunya, menatap bunga-bunga Bougainvillea berbagai warna yang ia tanam di pekarangan belakang rumahnya hampa. Hatinya risau. Hari ini ulang tahunnya yang ke-80, dan ia sendirian di sini—di rumah masa tua yang seumur hidup ia impikan, tapi kenapa ia tidak bahagia? Diliriknya kursi kosong di sampingnya, dan bibirnya mengulas senyum [...]

Jiwa-Jiwa yang Menuntut Damai

Jiwa orang-orang yang meninggal tetap bersama kita meskipun kita hanya bisa melihat mereka melalui mimpi. Ketika datang, mereka tak banyak bicara, kadang kala hanya tersenyum dan mengangguk atau barang kali terlihat murung karena jiwa mereka mendamba pertolongan.  “Apa enak di sana, Pak?” Pria berkumis tebal yang kulihat itu berwajah murung. Tubuhnya yang besar dan gemuk [...]

The Black Hair Guy

Pukul empat pagi, aku terbangun dari tidur tanpa mimpiku. Menggeliat sedikit, berusaha mengumpulkan nyawa yang berserakan di alam bawah sadarku; alam yang dulu sangat kugemari karena menebar cerita-cerita aneh dan ajaib, tapi kini cerita-cerita itu hilang entah ke mana.  Ah, apa karena aku telah tumbuh dewasa? Entahlah. Memangnya, kapan terakhir kali aku memiliki bunga-bunga tidur [...]

Be Sparkling With Me

Lusi memandang orang-orang yang tengah berlalu lalang di hadapannya dengan jenuh. Sesekali ia mencibir bahkan tak jarang tertawa datar karena orang-orang itu tak ubahnya lelakon gadungan baginya. Sudah setengah jam ia bertahan seperti ini—sendirian di depan kelas Kimia-2 tanpa seorang pun kawan. Yeah, pelajaran kosong untuk yang kedua kalinya hari ini. Dan Lusi tak tahu [...]