Penunggang Ombak

“Hiya!” Danum memicingkan mata pada seorang pria Kaukasoid yang berada di laut, duduk nyaman di atas board, dan mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi sembari memberi wanita itu shaka sign[1] dengan mengacungkan jempol dan kelingking. “Hiya!” Wanita itu pun sontak menancapkan board yang ia angkut ke pasir pantai Tanah Lot yang berwarna gelap lantas membalas shaka sign [...]

Yearning

Elizabeth  Parker duduk termangu di kursi kayunya, menatap bunga-bunga Bougainvillea berbagai warna yang ia tanam di pekarangan belakang rumahnya hampa. Hatinya risau. Hari ini ulang tahunnya yang ke-80, dan ia sendirian di sini—di rumah masa tua yang seumur hidup ia impikan, tapi kenapa ia tidak bahagia? Diliriknya kursi kosong di sampingnya, dan bibirnya mengulas senyum [...]

Jiwa-Jiwa yang Menuntut Damai

Jiwa orang-orang yang meninggal tetap bersama kita meskipun kita hanya bisa melihat mereka melalui mimpi. Ketika datang, mereka tak banyak bicara, kadang kala hanya tersenyum dan mengangguk atau barang kali terlihat murung karena jiwa mereka mendamba pertolongan.  “Apa enak di sana, Pak?” Pria berkumis tebal yang kulihat itu berwajah murung. Tubuhnya yang besar dan gemuk [...]

The Black Hair Guy

Pukul empat pagi, aku terbangun dari tidur tanpa mimpiku. Menggeliat sedikit, berusaha mengumpulkan nyawa yang berserakan di alam bawah sadarku; alam yang dulu sangat kugemari karena menebar cerita-cerita aneh dan ajaib, tapi kini cerita-cerita itu hilang entah ke mana.  Ah, apa karena aku telah tumbuh dewasa? Entahlah. Memangnya, kapan terakhir kali aku memiliki bunga-bunga tidur [...]

[Kompetisi #NulisKilat] Resolusi

  “Resolusi tahun 2013: aku ingin lebih kurus dari tahun 2012.” Kalimat itu mengawali diriku yang baru saat tahun 2013 dimulai hampir setahun yang lalu. Tanpa pikir panjang kulontarkan begitu saja di Twitter dan menyadari aku tak bisa menariknya kembali. Semua melihatnya, kabar menyebar begitu cepat di media jejaring sosial, dan keesokan harinya semua warga [...]

[Pos Cinta #6] Bonjour, Monsieur Lupin!

Bonjour, Monsieur Arsène Lupin! Ini! Ada surat tantangan dariku! Jika kau ingin barang milikmu kembali! Datanglah ke alamat yang telah kita janjikan sebelumnya dan buktikan padaku, jika kau bukan hanya seorang pencuri ulung; tapi juga pecinta yang beruntung. Kusayangkan semua teman wanita dan mendiang istri-istrimu, mereka sebenarnya tak pantas mendapatkan nasib buruk hanya karena begitu [...]

[Pos Cinta #4] Untuk W

Untuk W  yang tak akan pernah tahu, Kupastikan, surat ini tak akan bertele-tele dan mengumbar banyak kata padamu karena waktuku yang kian menipis di penghujung Minggu ini—oh! Salahkan seluruh kegiatanku yang tak pernah mau berhenti barang sejenak. Jadi, aku hanya ingin bilang, aku cinta kamu. Sudah lama, sebenarnya, sejak tahun-tahun yang kita lewati di sekolah [...]

[Pos Cinta #3] Untuk Kamu, Penikmat Kata!

Iya, untuk kamu, siapa lagi orang yang membaca surat ini selain kamu di sana. Keget ya? Sama. Aku juga kaget, kenapa tiba-tiba kepikiran nulis surat ini untuk kamu. Padahal kita enggak pernah ketemuan. Kamu ‘kan cuman penikmat kata yang enggak sengaja terdampar di blog remaja ababil ini. Niat menjejak kata pun tak ada, hanya sekedar [...]

[Pos Cinta #2] Jatuh Cinta Pada Kata-Kata

Teruntuk kicauan yang selalu kunanti di @frostbitiggy Terima kasih atas perkenalan tak terduga yang terjalin di antara  140 karakter Twitter hingga akhirnya melipir pada malam-malam panjang penuh kata yang berserakan melalui jaringan GSM. Tak pernah kusangka kita akan menjadi sejoli yang marak bertukar kisah—entah itu hal umum tentang cuaca hingga yang spesifik tentang penempatan imbuhan [...]

[Pos Cinta #1] Terima Kasih dan Maaf

Untuk kamu yang kini tak berdaya, Terima kasih dan maaf kusisipkan di setiap sudut surat ini untukmu. Ya, terima kasih untuk malam-malam indah yang telah kamu bagi untukku; juga untuk semua cumbu serta kepasrahan dirimu akan tindak tanduk bringasku. Terima kasih. Tapi juga ada maaf, yang kuberikan dari hati kacil yang kadang terhimpit oleh ego [...]