#9 To My Future Husband: Missing

I Miss You. Ah, aku rindu menulis surat untukmu lagi. Apa jeda dua hari kemarin membuatmu merasakan sesuatu yang aneh? Kuharap jawabannya ya, karena aku merasakan hal yang sama. Tak pernah kusangka, jeda mampu mengajariku sesuatu. Sesuatu yang begitu sederhana namun bermakna, sesuatu yang hanya bisa kamu rasakan ketika kamu memiliki hal-hal berharga di dunia [...]

#4 To My Future Husband: Rain

Pagi ini hujan turun lagi di Yogyakarta. Musim penghujan sepertinya urung berlalu meski kini bulan kedua sudah terbit. Katanya, bulan ini justru puncaknya musim hujan dan ketika aku mengetahui hal itu, hatiku langsung meringis. Aku benci dingin. Lebih baik aku terbakar matahari ketimbang membeku seperti di dalam lemari es. Namun, manusia selalu penuh dengan kontradiksi, [...]

#3 To My Future Husband: Drama

Korean Drama is Bullsh*t. Maaf, jika aku memaki dan membuatmu kaget, surat cinta macam apa yang dibuka dengan makian seperti ini. Tapi... ah, aku sudah tak tahan. Hari ini aku terbangun pagi sekali dan seperti biasa melirik smartphone hanya untuk melakukan rutinitas kaula muda kekinian sambil mengira-ngira surat macam apa yang akan aku tulis untukmu. [...]

#2 To My Future Husband: Angkringan

Ada satu hal yang harus kamu tahu tentangku. Aku suka makan. Makan bagiku tidak hanya kebutuhan primer namun juga tersier. Aku tak perlu pakaian indah atau berlian berkarat-karat, just feed me and I will love you forever. Hehehe. Maaf ya, tiba-tiba saja membuka surat dengan fakta konyol tentang diriku. Hanya saja, aku penasaran dengan reaksimu [...]