SBMPTN 2015: Tentang Mimpi dan Harga yang Harus Dibayar

Baiklah, coretan ini tidak akan panjang lebar ngalor-ngidul ke sana kemari karena aku tak punya waktu cukup panjang untuk curcol panjang lebar. Satu-satunya hal yang ingin aku sampaikan di sini adalah memamerkan hasil perjuanganku selama setahun ini dalam sebuah foto sederhana. YAK! Benar! Aku lulus SBMPTN 2015! WOHOOOOOO! Setelah perjuangan penuh air mata, isak tangis, [...]

[Coretan Dicta] Mimpi yang Terakomodir

Aku sedang kacau. Aku menulis coretan ini sambil terisak seperti orang bodoh. Selama berbulan-bulan ini, setelah sekian banyak euforia menjadi pengangguran karena kalah dari pertempuran SBMPTN 2014, aku mulai kehilangan arah. Jalan yang dulunya terang benderang ingin kutempuh kini mulai terlihat kabur, gelap, dan lebur. Mungkin kalian, para penikmat kata, para penyimak blog-ku, atau yang [...]

[Coretan Dicta] TITIK BALIK

"Hai, sekarang kuliah di mana?" "Eh, aku belum kuliah, nunggu tahun depan." "Loh, kenapa? Kok gitu?" "Iya, kemarin gak keterima di ITB. Karena gak ada pilihan kedua aku akhirnya ngulang" "Oh..." Kemudian hening yang mencekam. Aku tersenyum dengan dibuat-buat dan mereka menatapku prihatin; mengasihani diriku yang belum kuliah. "Terus sekarang ngapain?" "Ya cari pengalaman yang [...]

Jurnal Refleksi UC Onliners: Gerakan Berwirausaha

Menurut seorang pakar ekonomi bernama Schumpter, faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara adalah pengusaha dan inovasi. Kenapa bisa begitu? Karena semakin banyak pengusaha, maka semakin tinggi persaingan, jika persaingan di pasar semakin ketat,  maka pengusaha-pengusaha itu pasti melakukan inovasi pada produknya untuk tetap bertahan di pasar. Inovasi-inovasi inilah yang kemudian menggerakan roda ekonomi, [...]

[Coretan Dicta] Menunggu dengan Gusar

Aku mungkin sudah lelah berdoa. Bukan, bukan karena aku ngambek sama Tuhan atau apa, tapi karena aku sudah terlalu banyak berdoa hingga merasa diri konyol jika harus mengulang doa yang sama berkali-kali. Toh, Tuhan tidak tuli pun bukannya tak peduli dengan doa-doaku, Tuhan hanya menjawab jika waktunya sudah tiba. Jadi, yang bisa kulakukan sekarang hanyalah [...]