Melodi

Aku terperangkap. Ah, tidak, kita terperangap. Aku dengan segala prahara dan kamu dengan kebaikan yang terlampau kronis. Dua kepribadian yang bertolak belakang;  sebenarnya mampu saling memunggungi dan tak perlu berpapasan. Atau setidaknya hanya memandang; tak perlu mengikis jarak atau bahkan saling mengucap sapa. Terlanjur. Mungkin ini karena kebaikanmu—yang terlampau kronis, kubilang—mengendalikan nalarmu sehingga iba akan [...]