Kampus Fiksi #19 Bag. 1 : Ke-micin-an yang Hakiki

  Jadi, setelah menunggu kurang lebih dua tahun pasca diterimanya aku di salah satu angkatan Kampus Fiksi. Akhirnya minggu ini, pada tanggal 27 – 29 Januari 2017, aku pun menggenapi kewajiban untuk menimba ilmu di Kampus Fiksi bersama teman-teman di angkatan ke-19. Ya, benar sekali, Saudara, baru beberapa jam yang lalu aku tiba di rumah [...]

#9 To My Future Husband: Missing

I Miss You. Ah, aku rindu menulis surat untukmu lagi. Apa jeda dua hari kemarin membuatmu merasakan sesuatu yang aneh? Kuharap jawabannya ya, karena aku merasakan hal yang sama. Tak pernah kusangka, jeda mampu mengajariku sesuatu. Sesuatu yang begitu sederhana namun bermakna, sesuatu yang hanya bisa kamu rasakan ketika kamu memiliki hal-hal berharga di dunia [...]

Reuni

Menghirup udara yang sama denganmu membuatku sadar  sudah begitu lama aku tak mencium aroma mentol itu. Lima tahun yang berjalan singkat, kita bukan lagi sepasang begudal yang acapkali disetrap di bawah bendera sambil cekikikan lantaran ketahuan merokok di pemburit sekolah. Sekarang, kamu sudah berubah menjadi tawanan kubikel kantoran di salah satu perusahaan ternama, sementara aku [...]

Tentang Mimpi dan Lomba #FF2in1 @nulisbuku bersama @tiket

Jadi, kita mulai dari mana isi posting ini? Okay, karena takut posting yang harusnya hanya menceritakan event #FF2in1 berhadiah #TiketBaliGratis ini berakhir menjadi curcol gak jelas semata, aku bakal mulai dari sejak kapan aku mengenal @nulisbuku dan kegiatan mingguan mereka #FF2in1. Aku menengenal @nulisbuku sebenarnya sudah sangat lama, tapi aku hanyalah follower diam yang tak [...]

Menggantung Mimpi di Awan

"Gantungkan mimpimu setinggi awan." "Eh, bukannya setinggi langit?" "Kalau di langit kita gak akan pernah bisa menggapainya." Kamu tersenyum. Meski tak begitu mengerti apa maksudku. "Memangnya awan bisa kamu gapai?" tanyamu lagi, menyelipkan tangan di belakang kepala, mencoba mencari posisi nyaman berbaring di atas rumput. "Bisa kok. Nih...." aku buru-buru memelukmu, menyandarkan kepalaku di dadamu [...]

[Surat Cinta #13] Dari Gadis Pemimpi Untuk Wanita Pengantar Kata-Kata

Ini surat pribadi pertama yang saya tulis untuk event #30HariMenulisSuratCinta, dan saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa karena hal ini membuat saya merasa sedikit canggung. Jadi, maafkanlah jika saya menyampaikan hal ini dengan sedikit bertele-tele dan berlebihan, karena dada ini cukup berdebar ketika menulisnya. Pertama-tama, Kak Ika, terima kasih atas seluruh kata yang telah [...]

[Fanfiction/Chaptered] Part 1: Trilogy – CLIMAX

Title                       :               Climax Author                  :               Benedikta Sekar Cast                       : -          Jung Chanwoo (YG Entertainment’s Trainee/IKON wannabe/Mix&Match) -          Liz (Original Character) Lenght                  :               Chaptered – 1/3 Genre                   :               Angst, Romance Rate                       :               PG Disclaimer           : Saya tidak mengambil keuntungan apa pun dalam pembuatan fanfiksi ini, dalam bentuk uang mau pun materi. Semua cast bukan milik [...]

[Coretan Dicta] Mimpi yang Terakomodir

Aku sedang kacau. Aku menulis coretan ini sambil terisak seperti orang bodoh. Selama berbulan-bulan ini, setelah sekian banyak euforia menjadi pengangguran karena kalah dari pertempuran SBMPTN 2014, aku mulai kehilangan arah. Jalan yang dulunya terang benderang ingin kutempuh kini mulai terlihat kabur, gelap, dan lebur. Mungkin kalian, para penikmat kata, para penyimak blog-ku, atau yang [...]

Tentang Tuhan, Jiwa-Jiwa dan Benang-Benang Kehidupan

Aku melihat kehidupan ini seperti benang. Tuhan memintalnya dengan begitu rapi dan menyerahkannya pada jiwa-jiwa di muka bumi ini sambil berkata, "Buatlah sesuatu dengan ini." Seluruh jiwa saling berpandangan, memandang pintalan benang itu bingung. Ya, Tuhan meminta buatlah sesuatu. Ia tidak meminta jiwa untuk membuat baju dengan itu atau sesuatu yang lebih spesifik. Tapi kebanyakan [...]

[Coretan Dicta] My True Dream

“Jika kau adalah seorang penulis, maka menulislah.” Belakangan aku mulai gila (emang kapan sih kamu gak gila, Dict?) dengan apa yang sudah, sedang dan akan aku lakukan dalam hidupku. Aku banyak menulis tulisan tentang diriku dan bercermin dari semua tulisanku itu lantas menyadari banyak hal ketika aku menulis. Aku tahu apa yang aku inginkan dalam hidupku [...]