[Surat Cinta #12] Dari Kartu Ujian untuk Bantal Berbentuk Hati

Aku tahu kalau kehadiranku bukanlah sesuatu yang kamu harapkan, tapi pertemuan kita setelah kenangan buruk setahun yang lalu memang tak bisa dihindarkan. Apa kabarmu? Kuharap kamu tak lagi basah oleh air matanya, kuharap kamu tak lagi jadi kawannya berbagi derita, kuharap… kamu kini bisa membawanya tidur lelap. Kali ini aku datang dan kembali terselip di [...]

[Surat Cinta #2] Dari Secangkir Kopi untuk Rok Bercorak Bunga Matahari

Aku tahu ini surat cinta teraneh yang pernah ada, karena berasal dariku dan untuk dirimu. Tapi yang jelas, aku hanya ingin membuka surat ini dengan sebuah permintaan maaf. ‘Maafkan aku karena telah menodaimu’ Bukan maksudku untuk menjadikan perjumpaan pertama kita menjadi hal paling buruk yang pernah terjadi di hidupmu. Tapi tangan yang biasanya memegangku kokoh [...]

[Pos Cinta #3] Untuk Kamu, Penikmat Kata!

Iya, untuk kamu, siapa lagi orang yang membaca surat ini selain kamu di sana. Keget ya? Sama. Aku juga kaget, kenapa tiba-tiba kepikiran nulis surat ini untuk kamu. Padahal kita enggak pernah ketemuan. Kamu ‘kan cuman penikmat kata yang enggak sengaja terdampar di blog remaja ababil ini. Niat menjejak kata pun tak ada, hanya sekedar [...]

[Pos Cinta #2] Jatuh Cinta Pada Kata-Kata

Teruntuk kicauan yang selalu kunanti di @frostbitiggy Terima kasih atas perkenalan tak terduga yang terjalin di antara  140 karakter Twitter hingga akhirnya melipir pada malam-malam panjang penuh kata yang berserakan melalui jaringan GSM. Tak pernah kusangka kita akan menjadi sejoli yang marak bertukar kisah—entah itu hal umum tentang cuaca hingga yang spesifik tentang penempatan imbuhan [...]

[Pos Cinta #1] Terima Kasih dan Maaf

Untuk kamu yang kini tak berdaya, Terima kasih dan maaf kusisipkan di setiap sudut surat ini untukmu. Ya, terima kasih untuk malam-malam indah yang telah kamu bagi untukku; juga untuk semua cumbu serta kepasrahan dirimu akan tindak tanduk bringasku. Terima kasih. Tapi juga ada maaf, yang kuberikan dari hati kacil yang kadang terhimpit oleh ego [...]