SBMPTN 2015: Tentang Mimpi dan Harga yang Harus Dibayar

Baiklah, coretan ini tidak akan panjang lebar ngalor-ngidul ke sana kemari karena aku tak punya waktu cukup panjang untuk curcol panjang lebar. Satu-satunya hal yang ingin aku sampaikan di sini adalah memamerkan hasil perjuanganku selama setahun ini dalam sebuah foto sederhana. YAK! Benar! Aku lulus SBMPTN 2015! WOHOOOOOO! Setelah perjuangan penuh air mata, isak tangis, [...]

[Coretan Dicta] Mimpi yang Terakomodir

Aku sedang kacau. Aku menulis coretan ini sambil terisak seperti orang bodoh. Selama berbulan-bulan ini, setelah sekian banyak euforia menjadi pengangguran karena kalah dari pertempuran SBMPTN 2014, aku mulai kehilangan arah. Jalan yang dulunya terang benderang ingin kutempuh kini mulai terlihat kabur, gelap, dan lebur. Mungkin kalian, para penikmat kata, para penyimak blog-ku, atau yang [...]

[Coretan Dicta] TITIK BALIK

"Hai, sekarang kuliah di mana?" "Eh, aku belum kuliah, nunggu tahun depan." "Loh, kenapa? Kok gitu?" "Iya, kemarin gak keterima di ITB. Karena gak ada pilihan kedua aku akhirnya ngulang" "Oh..." Kemudian hening yang mencekam. Aku tersenyum dengan dibuat-buat dan mereka menatapku prihatin; mengasihani diriku yang belum kuliah. "Terus sekarang ngapain?" "Ya cari pengalaman yang [...]

Peringatan Bagi Adik-Adik Kelas XII SMA!

Selamat datang untuk adik-adik kelas XII SMA yang baru saja naik. Aku yakin kalian pasti sedang dalam masa-masa gembira karena akhirnya menyandang status sebagai penjajah di sekolah kalian. Hahaha, I know that feel, Bro. Rasanya kayak lepas dari kurungan, kita jadi bisa melakukan apa saja karena kakak-kakak kelas sudah ditendang keluar dari SMA kalian. Tapi [...]

[Coretan Dicta] Tentang Hidupku Setelah SBMPTN 2014

Hasil SBMPTN udah keluar dan aku ternyata #BEJO belum lulus masuk ITB. Bahahahahak. Mari sini, temenin aku ketawa. Hibur aku yang merana karena sukses bikin Mama pusing tujuh keliling dengan nasipku, sementara aku sendiri malah asyik-asyikan kebanyol sama kalian di sini. Well, untuk apa sedih sih? #akurapopo sedih itu untuk mereka yang belum siap menerima [...]

[Coretan Dicta] Menunggu dengan Gusar

Aku mungkin sudah lelah berdoa. Bukan, bukan karena aku ngambek sama Tuhan atau apa, tapi karena aku sudah terlalu banyak berdoa hingga merasa diri konyol jika harus mengulang doa yang sama berkali-kali. Toh, Tuhan tidak tuli pun bukannya tak peduli dengan doa-doaku, Tuhan hanya menjawab jika waktunya sudah tiba. Jadi, yang bisa kulakukan sekarang hanyalah [...]