#2 To My Future Husband: Angkringan

Ada satu hal yang harus kamu tahu tentangku. Aku suka makan. Makan bagiku tidak hanya kebutuhan primer namun juga tersier. Aku tak perlu pakaian indah atau berlian berkarat-karat, just feed me and I will love you forever. Hehehe. Maaf ya, tiba-tiba saja membuka surat dengan fakta konyol tentang diriku. Hanya saja, aku penasaran dengan reaksimu [...]

Railway Trip

Dear,  Ivan Romanov Rulin Kutuliskan surat tentang perjalanan panjang ini di dalam kereta yang akan menghantarkanku menuju pulang-mu juga pulang-ku. Membutuhkan waktu empat hari lamanya untuk tiba di Moscow. Musim semi sebenarnya begitu indah di Hyde Park, seperti biasa, Amrita selalu menyeretku ke sana dengan alasan yang sama—India tak punya musim semi pun bunga seindah [...]

[Surat Cinta #14] Dari Selimut untuk Peti Kayu

Aku hanyalah benda yang dilupakan. Berdebu di dalammu. Menyedihkan. Aku sudah tak ingat kapan terakhir kali aku melihat cahaya dan keluar dari dalammu. Rasanya sudah berabad-abad yang lalu. Hingga keadaan yang semula menyakitkan perlahan-lahan terhapus menjadi rasa menyerah. Pasrah. Aku kini berteman debu di dalammu. Kamu  bilang maaf padaku, karena tak bisa memberiku tempat yang [...]