Kampus Fiksi #19 Bag. 2 : Sadarilah Kalau Tulisanmu Itu Busuk!

  Hari pertama kuliah di Kampus Fiksi dibuka dengan pengantar dari Pak Edi, selaku Bapak dari anak-anak overdosis micin (elah, micin lagi! Micin lagi!). Kata pengantar yang beliau sampaikan secara garis besar menggambarkan sebuah kata sederhana yang biasanya dilupakan oleh penulis muda kebanyakan. Proses. Proses yang menghantarkan seorang manusia biasa menjadi super saiyan! Ciaaat! Pipipipipipi! [...]

Mimpi Itu Seperti Apa?

Kupandangi buku tulis bahasa Indonesia-ku yang masih bersih dengan pandangan nanar. Dalam sekejap aku mulai mengutuki Bu Dwi yang tiba-tiba saja menugaskan anak didiknya mengarang tentang mimpi di hari pertama semester baru. Ah, sial, tahu apa aku tentang mimpi? Aku bukan Agnes Monica yang begitu gigih hingga berani menuliskan quote ‘DREAM, belive, and make it [...]