Sekotak Rindu

Ini, sekotak rindu untukmu, maukah kamu mencicipinya? Selagi Tuan Waktu masih memberikan detik-detiknya untukmu. Tak mengapa, rindu ini manis kok, tak ubahnya cinta karamel yang kamu berikan padaku tempo dulu. Nyatanya, aku tak memiliki rindu yang asin karena air mata, atau bahkan pahit yang dilumuri kemarahan sih. Jadi aman. Kamu mau ‘kan rinduku? Oh jangan [...]